Gundi Sintara: Akui Belum Terima BAP Secara Lengkap, Suyadi Cs Murni Bukan Kriminal

indonesiasatu, 16 Mar 2020, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

NGANJUK - Sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan  dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) diantaranya Suyadi Cs. Di dalam persidangan yang berlangsung selama 30 menit ini semua dakwaan yang disangkakan oleh JPU dinilai tidak sesuai.

Empat Kuasa hukum terdakwa yakni Gundi Sintara SH.MH dan rekan-rekanya menyampaikan tetap ada kejanggalan penetapan klienya sebagai tersangka, pihaknya meminta kepada majelis hakim untuk melakukan simulasi supaya terungkap fakta yang sebenarnya.Karena sebenarnya ini bukan masuk dalam dakwaan.

“Hari ini sidangnya pembacaan dakwaan terhadap Jaksa Penuntut Umum (PJU) Kita akan buktikan nanti disimulasi yang seharusnya, kalau dakwaan ini saya kira merupakan leg spesialist dan tidak relefan untuk perkara ini,” terangnya

Disinggung terkait langkah kedepan Suyadi Cs, Gundik mengatakan, pihaknya bersama rekan-rekan akan membuktikan dalam sidang lanjutan minggu depan.

"Minggu depan kami akan membahas celah pada pokok permasalahan yang ada, sedangkan pada hari ini hanya disampaikan hukum dalam acara, sedangkan kami sendiri belum menerima BAP secara lengkap, dan kami berempat akan melakukan rapat dan langkah esepsi kedepan.

Sementara Perwakilan Forum Peduli Masyarakat Ngepung (FPMN), Agung Suprapto memberikan dukungan moril kepada Suyadi Cs yang menjalani persidangan, ia juga menyayangkan mengapa pengerusakan sekecil itu disidangkan sedangkan laporan tindak pidana korupsi yang dilaporkan dihentikan, ia melontarkan tidak serius dalam menangani berbagai perkara yang berkaitan dengan kasus korupsi. Apalagi ada indikasi kalau di sana ada oknum yang bermain.

“Kami datang bersama ratusan massa yang tergabung dua Desa Ngepung dan Ngrombot ke Pengadilan Nganjuk. hari ini tidak lain hanya mendukung secara moril kepada rekan kami dalam menegakan supremasi hukum di Kabupaten Nganjuk,” paparnya

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Masyarakat Peduli Anti Korupsi, Supriono  menanggapi dan mengawal terus kasus yang terjadi di Desa Ngepung Kecamatan Patianrowo, pihaknya sangat menyayangkan tentang RAB yang tidak diberikan bahkan para aktifis sampai rela tidur berhari-hari di Kantor Pemdes Nganjuk hanya ingin ketemu sama Bupati.

Menurut pria yang disapa Pri Rangket ini, selain memberi dukungan pihaknya juga akan mengkaji tujuan terkait masalah yang terjadi di Desa Ngepung.
 
"Saya sangat prihatin terhadap Pemkab Nganjuk ini serius atau hanya sebagai pencitraan, padahal masyarakat hanya minta keadilan dan trasparansi yang ada di desanya, jadi saya garis bawahi ada apa yang terjadi di Pemkab Nganjuk,"kata Pri Rangket

Lanjut Pri Rangket, kami sangat kecewa dengan Bupati Nganjuk, kenapa gak mau nemui pendemo, harusnya dia (Bupati,red) legowo kalau ada masyarakatnya butuh komunikasi tidak malah sebaliknya. Karena selama ini tidak pernah mau menemui para pendemo, ahirnya ya seperti ini, masyarakat akan berfikir menjadi lahan subur praktik korupsi di Kabupaten Nganjuk," tegas Pri Rangket.(red./Kla)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu