Tahap II Dugaan Penyimpangan Pembangunan Tribune Lap. Merdeka Kota Solok,  Dua Tsk Ditahan

rizki, 12 Feb 2020, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

SOLOK KOTA —  Dugaan perkara penyimpangan / korupsi pembangunan Tribune Lapangan Merdeka Kota Solok  tahun anggaran 2017 pada Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, memasuki tahap II (Pelimpahan Perkara ke Kejaksaan/P21).

Tim Penyidik Tipikor (tindak pidana korupsi) Polda Sumatera Barat menyerahkan berkas perkara sekaligus dua tersangka (Tsk) dalam kasus ini ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Solok, hari ini, Rabu, 12 Februari 2020.

Kedua tersangka adalah Jaralis yang saat kejadian perkara menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, serta Syofia Hamdani selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam proyek bernilai lebih 7 milyar rupiah itu.

Pantauan indonesiasatu, Tsk Jaralis dan Syofia Hamdani saat diserahkan ke pihak Kejari Solok turut didampingi PH tersangka, Rosita, SH.

Sementera, pelimpahan berkas perkara dan tersangka ini dilakukan oleh Subdib 3 Tipikor Polda Sumbar yakni Kasi Podsus Muhammad Sirait,SH dan Kasubsi Penyelidikan Tedy Arehan, dan diterima pihak JPU Helmi Kurniawan dan Kasi Penuntutan Kajati Sumbar Yulius Khaisar.

Dalam perkara itu, kedua tersangka diduga menyalahgunakan kewenangan dengan menyetujui permintaan Ir. Saibin selaku Direktur PT. Duta Sumatera Perkasa yang saat itu sebagai pelaksana pembangunan Tribune Lapangan Merdeka, untuk penambahan bobot pada termen IV pekerjaan sebesar 93 % pada tanggal 27 Desember 2017. Namun, saat dilakukan opname lapangan oleh Konsultan Pengawasan Progres pekerjaan pada tanggal 27 Desember 2017 bobot yang telah dikerjaan Saibin baru mencapai 84,304% .

Setelah itu, PT. Duta Sumatera Perkasa diberi waktu 50 hari kalender untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai bobot tersebut, namun tidak mampu dan tersangka tidak memutus kotrak terhadap pelaksana pekerjaan. Pemutusan kontrak malah dilakukan setelah melewati 59 hari sehingga jaminan pelaksanaan tidak dapat diklaim/cairkan.

Atas kebijakan kedua tersangka, negara dirugikan kurang lebih satu miliyar rupiah.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Solok Ulvan, SH di ruang kerjanya menjelaskan terhadap kedua Tsk selanjutnya dilakukan penahanan di Rumah Tahanan kelas 2 Padang, setelah sebelumnya menyandang status tahanan kota selama proses penyidikan oleh Tim Penyidik Tipikor Polda Sumbar.

"Pada tahap II ini, kepada kedua tersangka  dilakukan penahanan. Tersangka Jaralis ditahan di lapas lelaki kelas 2 Padang. Sedangkan tersangka Syofia Hamdani ditahan di lapas perempuan kelas 2B Padang," terangnya.  (Amel)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu