Tidak Netral di Pilkada 2020, ASN di Pangkep Ditetapkan sebagai Tersangka

Tidak Netral di Pilkada 2020, ASN di Pangkep Ditetapkan sebagai Tersangka

PANGKEP - Kejaksaan Agung RI bersama Badan Pengawas Pemilu dan Polri yang tergabung dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) komit untuk menindak segala dugaan pelanggaran pada Pilkada Serentak 9 Desember 2020 yang lalu.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung RI, Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangannya, Jumat (11/12/2020) menyampaikan, dalam prosesnya, sebelum gelaran dimulai, Kejaksaan RI menemukan puluhan pelanggaran dan telah memproses 94 perkara dari 26 Kejaksaan Tinggi di Tanah Air, termasuk di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel. 

Dikatakan Leonard, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan berada di urutan teratas dengan 12 kasus pelanggaran pilkada. Model kasusnya pun beragam.

"Contohnya di Kabupaten Pangkep, di mana ASN diduga tidak netral karena mengunggah foto paslon nomor urut 2. Foto itu juga disertai pesan agar warga tidak lupa mencoblos calon kepala daerah yang dimaksud, " katanya.

Hal ini dibenarkan oleh Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten Pangkep, Samsir Alam menyebutkan Pelanggaran netralitas di Pilkada Pangkep kini berakhir putusan. Salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) diduga terlibat dalam tindak politik praktis salah satu paslon di Pilkada Pangkep.

Samsir Salam menjelaskan bahwa, Muhammad Saleh ASN yang bertugas di Kecamatan Liukang Tangaya sebagai staf tata usaha di salah satu SMA yang ada disana, telah ditetapkan tersangka atas keterlibatannya dalam politik praktis.

“Sudah keluar putusannya. Saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Atas kasus pelanggaran netralitas di pilkada, Muhammad Saleh disangkakan melanggar setelah mempublikasikan salah satu paslon di media sosial miliknya, ” ucapnya.

Samsir menambahkan bahwa yang bersangkutan ditemukan memposting dukungannya di facebook, terhadap paslon nomor urut dua, Abdul Rahman Assagaf-Muammar Muhayang.

"Sehingga yang bersangkutan terancam hukuman penjara empat bulan penjara dengan denda Rp1juta dan subsider dua bulan, ” jelasnya.

Tidak hanya itu, Samsir mengaku telah melakukan proses penyelidikan lebih lanjut terkait keterlibatan ASN lain pada pilkada kali ini, terkhusus pada momentum pelaksanaan pemilihan, 9 Desember lalu. Yang mana ditemukan sejumlah ASN ikut dalam euforia kemenangan salah satu paslon di Pangkep.

“Sementara kita selidiki keterlibatan beberapa ASN yang lain. Ada beberapa ditemukan ikut dalam kegiatan politik pada 9 Desember kemarin, ” tambahnya.(***)

SULSEL PANGKEP
Adhyaksa

Adhyaksa

Previous Article

Kapolsek Batui Turun Lapangan, Pastikan...

Next Article

Jaksa OTT Camat Simbang Kabupaten Maros...

Related Posts

Peringkat

Profle

Adhyaksa verified

Rikky Fermana

Rikky Fermana

Postingan Bulan ini: 4

Postingan Tahun ini: 6

Registered: Apr 19, 2021

Narsono Son

Narsono Son

Postingan Bulan ini: 3

Postingan Tahun ini: 3

Registered: Jul 9, 2020

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono

Postingan Bulan ini: 2

Postingan Tahun ini: 4

Registered: Jul 17, 2020

Fikri Haldi

Fikri Haldi

Postingan Bulan ini: 0

Postingan Tahun ini: 0

Registered: Jul 9, 2020

Profle

Adhyaksa verified

Direktur Eksekutif LBH Sumbar: Eksekusi Putusan MA Terhadap Rusmayul Anwar Gagal Kajari Pesisir Selatan Harus Dicopot
Hari Bhakti Adhyaksa Ke 61 Tahun Kejari Purwokerto Salurkan Sembako ke Warga Kurang Mampu
LBH Sumbar Desak Kejari Painan Segera Eksekusi Bupati Pesisir Selatan
Di Hari Bhakti Adhyaksa Ke-61 Kejari Pangkalpinang Bagikan Paket Sembako Ke Warga Kurang Mampu

Follow Us

Recommended Posts

Penghargaan Kementerian PANRB, Kajati Babel Bangun Tugu Zona Integritas WBK & WBBM
Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa Ke-61 Tanggal 22 Juli 2021 Ini Sambutan Kejari Pangkalpinang
Massa Terpidana Rusmayul Anwar Menghadang, LBH Sumbar Tetap Somasi Kejari Pesisir Selatan Terkait Gagal Eksekusi Keputusan MA
Kajari Bangka Barat Hadiri Forum Koordinasi Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan Kabupaten Babar  Tahun 2021
Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Kejari Se -Jatim Serentak Bagikan 20.400 Paket Sembako